Posted by: chamatz | November 14, 2008

KIS (Keep It Simple)

Tiga kata yang sederhana sekali untuk dibaca, namun memiliki makna yang mendalam (halah). Tentu saja terkadang dalam menemui suatu masalah atau suatu urusan, terkadang kita membuatnya menjadi rumit. Padahal mungkin saja solusi dari masalah tersebut bisa dikatakan sederhana. Hanya saja kita tidak menemukan solusi yang sederhana itu seperti apa sehingga masalah yang ada pun bertahan sampai berlarut-larut. Atau juga ada pengaruh dari luar, bagaimana environtment di sekitar kita memengaruhi, apakah bersifat statis ataupun dinamis. Bahkan mungkin pengaruh dari luar pun memengaruhi pola pikir kita. Otak kita sudah penuh dengan pemikiran yang lain, seperti “udah makan belum ya”, atau “kalo belum makan ntar magku kena deh”, atau “duh duitnya tinggal dikit nih, makan apa ya ntar”, dll (lho koq pikirannya jadi makan mulu ya…hehe..maklum anak kost..).

Akhir-akhir ini kata-kata tersebut memberikan suatu kesan tersendiri bagiku. Tentunya mungkin saja dunia perkuliahan yang kujalani sehari-hari memberikan efek yang luar biasa dalam hidupku. Akhir-akhir ini lagi suka baca buku (tumben banget..hehe..), seperti buku pemrograman C (bernostalgia lagi..hehe..) tiba-tiba saja aku menemukan tiga kata yang menarik. KIS (inget s-nya satu ya..=p) singkatan dari Keep It Simple. Kalau terjemahan harfiahnya, Keep = menjaga, It = itu, Simple = sederhana, atau mungkin bisa diartikan sebagai jagalah kesederhanaan itu (halah, ini mah ngartiin per kata ya..=p ). Intinya bisa dikatakan bahwa buatlah suatu masalah tersebut menjadi sederhana (walaupun tentunya banyak sekali yang kompleks).

Tentunya akan memberikan suatu dampak tertentu jika kita bisa mengamalkan KIS tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja, jika sedang lapar, ya langsung makan saja. Jika keuangannya tidak memadai yang mungkin pernah dialami anak-anak kost, makannya ngirit lah, tinggal diatur aja. Kemudian jika sudah waktu sholat tiba, yah tinggal niatkan dan langkahkanlah kaki kita untuk melaksanakan sholat. Tinggal dibuat sesederhana seperti itu kan, ngga neko-neko gitu kalo mau sholat (tentunya dengan syarat dan ketentuan berlaku ya, seperti berwudhu dahulu, tempatnya pun bersih dari hal-hal yang membatalkan, dll).

Dengan demikian mudah-mudahan segala masalah dalam kehidupan kita dapat dibuat si-simple mungkin agar bisa diselesaikan dengan baik. Karena tentunya tidak ada masalah jika tidak ada solusinya. Kita tidak dapat menemukan solusinya bukan berarti tidak ada solusinya, namun harus lebih kuat lagi untuk berusaha untuk menemukan solusi dari masalah tersebut. Marilah kita tidak membuat segala sesuatu itu rumit dan sulit, karena tentunya kemudahan itu ada bersama di antara kesulitan.

"Maka sesungguhnya disamping kesukaran adan kemudahan. Sesungguhnya disamping kesukaran dan kemudahan."(Q.S. 94:5-6)

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ketika turun ayat ini (S.94:2-6) Rasululloh SAW. bersabda:

“Bergembiralah kalian karena akan datang kemudahan bagi kalian. Kesusahan tidak akan mengalahkan dua kemudahan.”

(Diriwayatkan oleh Ibnu jarir yang bersumber dari al-Hasan.)

Kemudahan itu ada bersama kesulitan, lalu mengapakah kita harus ragu lagi atas janji dari Yang Maha Kuasa. Dia tidak pernah menyalahi janji-Nya. Selain itu, sudah ditekankan dua kali bahwa kemudahan akan selalu ada bersama kesulitan.

Mudah-mudahan dengan KIS kita bisa memecahkan masalah kita dengan langkah-langkah terbaik yang dapat kita laksanakan. Tetap semangat kawan…


Responses

  1. Siiip mat, jangan lupa kalau nanti jadi pemimpin inget sama teman2 deket😛,,,KIS atuuh

  2. Aslm..

    jarang² kan dapet PR bukan dari dosen atau guru?

    Hayo kerjain PR ini..hehe

    Baca disini : http://shandyisme.co.cc atau ga http://shandyisme.web44.net/2008/11/ten-facts-about-me/

  3. aslmkm,
    mat, winda ada kata2 bagus nih, di dapat dari guru SMA
    bunyinya spt ini:

    “Jangan mempermasalahkan suatu masalah, jika kamu mempermasaahkan suatu masalah, mk masalah akan mempermasalahkan kamu , shg kamu dlm keadaan bermasalah”

    coba di cerna sendiri aja ya Mat, aku jg bingung.

  4. Klo saking simplenya malah ga’ bener juga bahaya Mat. Hehehe….
    Tapi ya daripada mikir ruwet ga’ bener juga mending KIS aja dah. Hwehehehe…

  5. Setuju…
    Jangan berpikir terlalu susah dan rumit, karena perilaku manusia tergantung pikirannya (kata siapa gitu….), jika kita berpikir sulit, maka perkerjaan yang kita lakukan pasti sulit, klo sebaliknya, Insya Allah dimudahkan ….

  6. ya..ya..
    setuju sekali..

    Selama kita masih percaya kalau ada Allah yang senantiasa menyisipkan hikmah di setiap masalah, InsyaAllah masalah-masalah itu jadi terlihat lebih mudah.. semua masalah yang kita terima pastilah masih di batas kesanggupan kita, dan itu janji Allah loh..🙂

  7. keep it simple..

    jadi ingat kata2 yang fitri suka..
    “Hidup ini indah, mungkin aku saja yang kurang peka memaknainya..”

    ya, hidup ini sebenarnya indah, tapi kita sering membuatnya rumit sehingga terlihat hidup ini susah dan tidak indah sama sekali..
    🙂

  8. Allow pak chamats,…

    Lagi sibuk kampanye yaa! pake strategi KIS (S-nya single bukan double) juga donk!

  9. jadi inget kata temen gw..
    masalah tuh kaya persamaan matematika
    harus disederhanain kalo mau diselesaiin

  10. KIS, kayak prinsip mau ngoding aja…
    kwakakak..:D

    Indra :
    emang iya, abis baca buku Cpp atau Java ya waktu itu..
    hehe..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: