Posted by: chamatz | April 22, 2008

“Resensi” novel Celine

Celine diculiiik…!

Dia pun dibuang ke tengah-tengah hutan belantara.

Mengapa ia diculik dan dibuang? Apakah karena keyakinan baru yang dipeluk oleh gadis blasteran Indonesia-Perancis itu? Siapa yang menculik dan membuangnya?

Di pembuangan itu justru dia harus berhadapan dengan para peculiknya. Dia harus menolong dan menyelamatkan aqidah banyak orang. Apakah dia akan berhasil?

—————————————————————————————

—————————————————————————————

Itulah yang tertulis di bagian belakang novel ini. Celine terdampar di hutan belantara di pedalaman daerah Minang. Ditemukan dalam keadaan pingsan di dalam hutan, dia dirawat oleh orang-orang di daerah sana. Ketika dirawat oleh keluarga Firman, Celine berpura-pura tidak mengerti dan tidak bisa berbicara bahasa Padang.

Sebenarnya siapakah Celine itu? Celine, seorang blasteran Indonesia-Perancis, merupakan anak pertama dari keluarga misionaris Kristen yang terkemuka di daerah Padang. Dia telah mendapat hidayah-Nya dan memeluk agama Islam. Tentu saja orang tuanya marah ketika mengetahui hal ini. Ayahnya selalu menyiksanya dan bahkan melarang Celine untuk memenuhi tuntunan agama barunya tersebut. Walaupun begitu, Celine tetap keukeuh (lho koq jadi bhs Sunda ya…bukannya Celine tinggal di Padang..=p) pada agama barunya yang benar dan lurus itu. Ibunya pun tidak merasa kasihan melihat sang suami menyiksa anaknya tercinta. Hanya Valerie, adiknya yang tidak tega melihat uni-nya disiksa oleh ayahnya. Valerie jugalah yang telah membantu Celine untuk melakukan sholat secara diam-diam tanpa sepengetahuan ayahnya.

Kesabaran ayahnya pun akhirnya mencapai batas karena Celine tidak mau kembali ke agama Kristen. Dengan tega terhadap darah dagingnya sendiri, dalam keadaan tidur Celine “dibuang” ke tengah-tengah hutan belantara. Berhari-hari di dalam hutan tentunya membuat tubuhnya lemah sampai akhirnya dalam keadaan pingsan dia ditemukan oleh penduduk sekitar.

Di tempat barunya, Celine merasakan kedamaian dan kasih sayang dari keluarga Firman. Sampai akhirnya pada suatu hari, ada penduduk baru di tempat tersebut. Suami istri tersebut juga mengadakan pengajian pada saat yang bersamaan dengan jam pengajian di masjid. Beberapa hari kemudian, telah diketahui bahwa pasangan suami istri yang baru ini ternyata anak buah dari ayah Celine yang sedang melakukan kristenisasi di daerah tersebut.

Celine, dengan bantuan Firman dan organisasi anti pemurtadan, melakukan berbagai cara agar kristenisasi di daerah tersebut bisa dihentikan. Namun, akhirnya Celine ketahuan ayahnya sehingga Celine pun dikurung kembali di suatu gudang. Bagaimana tentang nasib daerah tersebut? Apakah Celine dan Firman cs berhasil menangkal aksi kristenisasi tersebut? Dengan bahasa yang menarik dan sedikit kata-kata bahasa Padang, novel Celine karya Laura Halida ini tetap bisa menceritakan jalannya cerita. Namun, tentunya novel ini sebaiknya dibaca sequential untuk orang non-Padang karena arti dari kata-kata yang berbahasa Minang tersebut dijelaskan di awal-awal saja.


Responses

  1. Pinjem donk bukunya Mat??
    Hehehhe…

  2. @Berli…
    boleh ajah Ber…
    itu buku musholla koq…
    bukan buku ane..=p

  3. Wah…chamatz hebat euy…

    bikin resensi buku….

    keep up the good work, bro…

  4. Wah,…
    Matabs Pak Camats….
    Resensi bukunya sungguh menggugah.
    Ditunggu resensi2 buku yg lain.

    *pingin niru nih…🙂 *

  5. @Sidicx…
    hehe..siip…
    i’ll conitue do that…=p

  6. @Mas Agung…
    mudah-mudahan resensinya bermanfaat…
    siip…nantikan resensi buku lainnya…

    ~yo wis, bikin resensi buku jg aja mas…=p

  7. Ok, Bapak Camatz…
    dtunggu beneran ya…
    saya sekarang lagi baca kisah Celine itu.

    sy punya usul, gmn klo meresensi buku Java How To Program.
    kaya’nya ceritanya romantis tuh.
    Bisa bikin pembaca menangis terseduh-seduh.😛

  8. terima kasih
    bisa jadi bahan referensi buat beli novel

  9. Hehehe, setuju sama mas agung.
    Sekalian tambahin jawaban tugas2 yah… Hehehe🙂

  10. @ agung: haha…dodol ente gung…

  11. mas indra tw novel Laura halida selaen celine nggak????
    tolong di balaz zzz…………..

    Indra:
    wah…Arini..
    saya juga ngga tau juga selain Celine..
    maaf ya..

  12. penulis novelnya siapa ya?

  13. waah ini novel yang aku cari cari nih ..
    Dulu pernah baca diperpustakaan sekolah ..
    Tapi pengen baca lagi ..
    Kira kira bisa beli dimana yah ?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: